.
ayah...
tersudutku diruang rindu,suara rintihan tangisku bergema menyerukan dirimu,berharap disapa lembut senyummu yg dulu slalu indah kearahku.
dunia seakan runtuh untukku ayah,saatku dilanda sunyi tanpa halus belai dan kasihmu yg biasa tercurah untukku,kini tiada dan takkan pernah kurasa lagi.
tangisku tak tertahan ayah,ketika pandangku pada mereka yg riang dicanda suka dan terbuai akan tawa pada ayah2 mereka,dan ku hanya terpaku iri,iri,dan iri.
dimana,..
disudut mana ku tepikan diriku,agar peroleh waktu seindah mereka yg merdu terdengar olehku kisahnya,dipayungi kasih dan dibesarkan sayang oleh ayah.
dadaku ditekan perih ayah,nafasku terhela lelah mengingatmu diruang rindu.
ku tutup saja mataku,merebahkan diriku digenangan air mata agar rinduku menenangkanku hingga pulas dan berharap bertemu mimpi dgn mu.
kudekap erat bingkai foto dirimu seraya bernada sendu ucapkan bahwa ku rindu dirimu.
ayah...
tersudutku diruang rindu,suara rintihan tangisku bergema menyerukan dirimu,berharap disapa lembut senyummu yg dulu slalu indah kearahku.
dunia seakan runtuh untukku ayah,saatku dilanda sunyi tanpa halus belai dan kasihmu yg biasa tercurah untukku,kini tiada dan takkan pernah kurasa lagi.
tangisku tak tertahan ayah,ketika pandangku pada mereka yg riang dicanda suka dan terbuai akan tawa pada ayah2 mereka,dan ku hanya terpaku iri,iri,dan iri.
dimana,..
disudut mana ku tepikan diriku,agar peroleh waktu seindah mereka yg merdu terdengar olehku kisahnya,dipayungi kasih dan dibesarkan sayang oleh ayah.
dadaku ditekan perih ayah,nafasku terhela lelah mengingatmu diruang rindu.
ku tutup saja mataku,merebahkan diriku digenangan air mata agar rinduku menenangkanku hingga pulas dan berharap bertemu mimpi dgn mu.
kudekap erat bingkai foto dirimu seraya bernada sendu ucapkan bahwa ku rindu dirimu.







0 komentar:
Posting Komentar