TEMAN TAPI MAYA




Kegelapan malam terasa terang
laksana siang yang cerah penuh degan awan
Saat tanganku mulai memegang telphon genggam
Tak sadar tombol hijaupun kutekan

Lembutnya suaramu kudengar
Seakan menjadi rohku saat ini
Secangkir teh hangat kuseduh
Manisnya teh ku
Tak sebanding dengan manisnya lapalan lidahmu

Wahai teman………

Meski engkau ada sebatas didunia maya
tapi kupercaya Suaramu adalah duta dari jiwamu
yang kau kirimkan untuk temani aku

Seandainya suaramu dapat mendampingiku disaat kesepianku
Pasti takan kubiarkan engkau hilang ditelan malam
Teman……….
Meski kukenal kau lewat hembusan nafasmu
Tapi sudah cukup bagiku memiliki tubuhmu
Hingga menunggu pagi

0 komentar:

Posting Komentar