CINTA DARI PALUNG HATI


Dendamku membara dalam jiwa.
Kala gamblang bicaramu bernada angkuh.
Aku adalah sang perasa dari palung hati.
Bukan batu dari perut bumi.
Aku bisa terluka..

Dengar dan rasakanlah kemarahanku.
Terus menyala dan menggebu.
Lihat dalam jiwaku.
Luka yang terus menganga.
Bila sang perasa terluka.
Kan terus membekas takkan sirna.
Walau mujarap yang kau balurkama

0 komentar:

Posting Komentar