Ku menerawang, mencari kata-kata
untuk dapat engkau dengarkan…
untuk dapat engkau dengarkan…
Ku membayangkan untuk dapat membahagiakan engkau…
Namun…
Apa yang aku lamunkan
Apa yang aku terawang
Apa yang aku bayangkan
Hanya angka dari Dua Puluh Dua Desember…
Apa yang aku lamunkan
Apa yang aku terawang
Apa yang aku bayangkan
Hanya angka dari Dua Puluh Dua Desember…
Kosong…
Seakan apa yang aku inginkan…
Serasa tak dapat menghibur engkau
Seolah tak dapat engkau simak
Sepertinya tak dapat melihat senyum engkau…
Seolah tak dapat engkau simak
Sepertinya tak dapat melihat senyum engkau…
Dan kini aku sadar…
Aku hanya dapat menyampaikan kata-kata ku melalui angin…
Mama… Semoga Engkau menjadi BIdadari Surga yang selalu
Riang dan penuh Suka Cita
Riang dan penuh Suka Cita
Puisi ini bersumber dari : http://www.gudangpuisi.com/2011/12/dua-puluh-dua-desember.html#ixzz1gwOi6DFq
Blogger yang beretika selalu menampilkan sumbernya.







0 komentar:
Posting Komentar