Mihrab Cinta:



"Siapa yang terbenam di pagi ini
Setelah semalaman aku menduga
Mihrabku retak di cincang fajar
Matahari melukis cakrawala
Tubuhku gigil dalam belantara
Bukit-bukit, mata air kerontang?

Di pintu ini ku ketuk cinta
Yang pernah tercecer menjadi abu
Segala di benamkan selurus lautan
Ini kali aku meronta
Tengadah tawarkan puisi
Bagi tubuhku yang kian serupa tanah"

0 komentar:

Posting Komentar