adakah hatiku terjaga


Keping-keping hatiku bagaikan puzzle
satu persatu ku susun kembali
setelah hancur berkeping
oleh pertemuan siang itu

pertemuan itu hanyalah sekejap
juga miskin kata-kata
namun harus kubayar lunas dengan ribuan keping
yang harus dipasang satu per satu

Jangan kau tanya berapa lama
karena itu berasa abadi
meski bukan berarti selamanya

Aku membangunnya kembali
seperti ketekunan Yu Parni ketika membatik
dengan malam cintanya
dan tiupan dzikirnya

Kini bentuk hatiku telah utuh kembali
agar bisa kupersembahkan
Kini hatiku telah utuh kembali
agar seseorang bisa mengukir namanya di sana

0 komentar:

Posting Komentar