lagu tangisan malam



berdoalah untuknya
doakanlah dia yang telah pergi tinggalkanmu
berikan bunga pada kuburnya,
kenang jasadnya yang kau nanti-nanti dahulu, untuk segera mati
dan kau menangis pilu, begitu syahdu, ditengah malam membisu

kau teteskan rintik air mata,
yang tanpa sadar lunturkan batu nisannya
teriakkan olehmu sekuat-kuatnya, biarkan dia terjaga tak tenang
sampai kau puas, dapat tertawa lagi esok hari
kemudian tahun-tahun mendatang tak perlu datang lagi
dia menanti-nanti,

tak kunjung tenang bertanya-tanya tanpa henti
masa demi masa silih berganti
sakitnya menjadi-jadi
yang ada tinggal nama, dia nak rindukanmu saja
yang dikiranya hanya miliknya
padahal kau bermimpi hidup abadi, selingkuhi cintanya yang sejati
dan cinta penghias saja, ia tak mengenalimu lagi

kau brubah sekali…
asing mungkin bginya,

bagai buku usang tak terbaca
padahal lembar demi lembar hidupmu ada dia
tapi sayang cuma korban saja,
peran pelengkap, tak berpengaruh dalam cerita,
yang dengan egois kau karang sendiri
jelas saja, hakmu melakukannya
hanya saja jangan lupa
biar setitik juga cinta yang ada untuknya,

hanya kau yang punya

0 komentar:

Posting Komentar