Bukan seperti TKI yang jadi pahlawan devisa dinegaraku
Bukan juga wonderwomen yang selalu ada di ceritaku
Tapi jiwa dan raganya yang selalu menjagaku
Matanya yang selalu memancarkan rindu
Hembusan nafasnya yang selalu berisikan do'a untukku
Bibirnya selalu tersenyum untuk kebahagiaanku
Tangannya mati-matian mendukungku
Hatinya selalu terbuka lebar untuk memaafkanku
Setiap darap langkahnya selalu usahakan yang terbaik untukku
Tetapi....tingkahku buat matamu sendu
Ego ku buat anganmu itu berlalu
Marah ku buat senyummu itu layu
Malasku buat tanganmu itu lesu
Salahku buat hatimu itu terluka dan terbelenggu
Dan khilafku buat langkahmu mengadu
Maafkan aku ibu..
Kesalahan yang sama berasal dari kebohonganku
Yang selalu tertoreh luka di dadamu
Tapi....kata maafmu selalu terluncur bagai angin lalu
Hanya engkau pahlawan pribadiku
Terima Kasih Ibu








0 komentar:
Posting Komentar