| dalam diam dinginnya angin malam hening tanpa rasa coba kurangkai keinginan purba dalam bait-bait sajak yang kerap kucipta setiap ada permufakatan dengan keadaan diri segenap alam mau pun sentuhan-sentuhan hambar maka, ketika tutur tak lagi selaras sejalan dengan prilaku embun hati ini enggan beranjak mendekat pada malam kau tahu? pernahkah cahya rembulan berikan seluruh terangnya? itu dulu, saat kebaikan pijar bintang membelai hasrat rinai hujan untuk tak bersendawa akulah sepatah kesaksian yang bisu dalam diam itu. |
DALAM DIAM AKU BERSAKSI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar