Sapu Tangan Bersulam bunga


selembar sapu tangan bersulam bunga
kau hadiahkan untuk diriku
menyiratkan satu pertanyaan suka atau duka
tepat di hari jadimu”

dirimu saat itu sudah jauh lebih matang
ibarat anak itik yang telah bisa terbang
setelah sekian lama berenang
dan melaju hingga petang

dirimu berkata, “jagalah sapu tangan ini,”
“meski aku sudah tidak lagi bersamamu…”
kembali dirimu melanjutkan
bahwa jangan melihat dari rupa warnanya

hamparan bahan berwarna putih
dengan ditimpa kemilau biru
dan ditambahkan dengan sebuah sulaman
bunga yang mirip walau hanya gambar

0 komentar:

Posting Komentar