Sesederhana ketika aku merindukan pelukanmu erat
Sesederhana ketika aku merindukan canda saat kita bersama
Sesederhana ketika kita mengukir wajah ini dengan senyum
Sesederhana ketika kita bercerita tentang hal-hal yang konyol
Seperti rumus matematika untuk menyederhanakan antara 2/2
Dia menyatu menjadi satu bagian dr penyederhanaan itu
Seperti halnya antara hatimu dan hatiku
Akan menyatu dalam satu bagian yaitu rasa
Rasa dimana berjuta bumbu-bumbu asmara
Hanya terjadi antara kamu dan aku
Iya..
Kamu dan aku
Dan kini menjadi KITA.
Kita..
Tertawa bersama
Memecahkan heningnya suasana
Ada saja hal yang terucap
Hingga terukir kenangan yang tak akan terlupa
Perpisahan ini hanya sementara
Seperti halnya matahari yang esok pagi tetap menyapa
Seperti bulan yang setelah senja pergi dia akan terang
Seperti hujan yang pasti akan reda
Senja sore itu memisahkan kita
Dengan deburan suara kereta yang menuju ke arahku
Dan kini
Kamu dan aku terpisah
Tapi,
seperti yang sudah terucap
Bahwa perpisahan ini hanya sementara
Terima kasih cinta
Meski hanya hitungan beberapa jeda saja
Kamu menorehkan senyum untuk kita
Bahagia itu sederhana
Sesederhana ketika kamu memintaku tuk mengecup keningmu
Menyapu pilu meski sesaat
Terima kasih atas Kisah-Mu…







0 komentar:
Posting Komentar