Sangat tak terlupakan bagaimana senyum di raut wajahmu yang manis itu
halusnya kulit pipi yang merona, dan putihnya gigi-Mu
bagai berlian yang tersembunyi dibalik pasir
yang tampak saat terbuka senyum-Mu
entah apa yang ku rasa saat itu
apakah ini yang dinamakan oleh orang - orang
dengan cinta..................
Walaupun hnaya dalam mimpi ku berjumpa dengan mu
wahai kekasih, wahai, benderang ummat
Sang Nabi pemimpin ummat akhir zaman
engkaulah Muhammad SAW,
bersediakah engkau mengakui aku sebagai ummat-Mu
Cinta ini tak seperti cinta pada umumnya
layaknya lelaki mencintai seorang wanita cantik
atau sebaliknya wanita mencintai seorang lelaki pujaannya
Hanya pujian sholawan dan salam yang dapat ku haturkan
hanya berharap engkau memberikan rahmat-Mu kelak
di hari akhir yang sangat ditakuti, meskipun terkadang terlalaikan
hari kiamat nanti.................
halusnya kulit pipi yang merona, dan putihnya gigi-Mu
bagai berlian yang tersembunyi dibalik pasir
yang tampak saat terbuka senyum-Mu
entah apa yang ku rasa saat itu
apakah ini yang dinamakan oleh orang - orang
dengan cinta..................
Walaupun hnaya dalam mimpi ku berjumpa dengan mu
wahai kekasih, wahai, benderang ummat
Sang Nabi pemimpin ummat akhir zaman
engkaulah Muhammad SAW,
bersediakah engkau mengakui aku sebagai ummat-Mu
Cinta ini tak seperti cinta pada umumnya
layaknya lelaki mencintai seorang wanita cantik
atau sebaliknya wanita mencintai seorang lelaki pujaannya
Hanya pujian sholawan dan salam yang dapat ku haturkan
hanya berharap engkau memberikan rahmat-Mu kelak
di hari akhir yang sangat ditakuti, meskipun terkadang terlalaikan
hari kiamat nanti.................







0 komentar:
Posting Komentar