Pilu,sendu bila ku melihat kao merenung menunduk tiada setitik senyum hiasi wajahmu
Hampa,gelisah ku rasa tanapa manjamu
Saat kao simpan jauh dalam lubuk hatimu
Hampa,gelisah ku rasa tanapa manjamu
Saat kao simpan jauh dalam lubuk hatimu
Tiada kuasa hatiku melihatmu
Saat kao teteskan arimata sepimu Tidakah kao tau,airmatamu jualah yg menggores hatiku
Tidakkah kao rasa,hancur rasaku
Bila kao menangis di ambang jendela hatimu
Ku tau kehidupanmu ku tau siapa dirimu
Janganlah bersedih wahai gadisku
Janganlah kao menangis gadis manjaku
Sambutlah tanganku
Sambutlah dengan senyuman lembutmu
Dan janganlah kao tau siapa ku ini,ku hanya ingin kao kembali dalam hidupku
Walao kataku tak seelok sang penyamun hatimu
Walao ku tak seindah kata pujangga
Ijinkan daku memanggil adinda dan gadisku
Jadikanlah diriku sandaran keluh kesahmu curahan hatimu.
Saat kao teteskan arimata sepimu Tidakah kao tau,airmatamu jualah yg menggores hatiku
Tidakkah kao rasa,hancur rasaku
Bila kao menangis di ambang jendela hatimu
Ku tau kehidupanmu ku tau siapa dirimu
Janganlah bersedih wahai gadisku
Janganlah kao menangis gadis manjaku
Sambutlah tanganku
Sambutlah dengan senyuman lembutmu
Dan janganlah kao tau siapa ku ini,ku hanya ingin kao kembali dalam hidupku
Walao kataku tak seelok sang penyamun hatimu
Walao ku tak seindah kata pujangga
Ijinkan daku memanggil adinda dan gadisku
Jadikanlah diriku sandaran keluh kesahmu curahan hatimu.







0 komentar:
Posting Komentar