Benarkah cintamu masih putih seputih bulu merpati yang suci
Benarkah masih setia seperti merpati
Yang mengabdi kepada tuannya
Benarkah ia menjadi simbol dari cinta
Seperti yang kau kata
Awan biru atau awan putih
Merangkai seketsa dalam percaya yang tertanam
Aku sadari hidup ini tak tergambar indah jika tanpamu
Tanpamu yang mampu tenangkan jiwaku
Namun aku sadar jika itu lebih indah manakala aku hidup tak berada dalam garis kebusukanmu
Berdiri disini
Dibalik semua keelokan akhlakmu
Menanti kau ulurkan tangan dan ku genggam selamanya
Tak terlepas hingga nafas yang melepas
Aku menangis bukan kerena setiaku terhianati
Aku menangis hanya menangisi tangisku yang tak terhenti
Tangis kebodohan yang membodohkan diriku sendiri








0 komentar:
Posting Komentar