Hadirmu...
Adalah hujan dipadang kerontang
Rinainya telah lama kurindukan
Damai kau ciptakan
Selaksa simponi indah nyanyian alam
Kala semilir angin senja menerpa
Dan ilalang menari mengikuti irama
Kupu-kupu tak perlu fatwa
Ketika mengecup bunga teratai ditengah telaga
Meski duri mawar kerap menghujam
Namun sang kumbang tak pernah pantang
Begitulah dirimu mencintaiku
Rela tenggelam dalam lara bersamaku
Kemudian berjalan bergandengan
Merangkai asa meniti masa depan
Tentang cinta kita...
Biarlah berjalan apa adanya
Ibarat sungai mengalir bermuara disamudera
Saat perjalanan dengan arus berakhir
Ikhlas atas segala kehendak Takdir
Adalah hujan dipadang kerontang
Rinainya telah lama kurindukan
Damai kau ciptakan
Selaksa simponi indah nyanyian alam
Kala semilir angin senja menerpa
Dan ilalang menari mengikuti irama
Kupu-kupu tak perlu fatwa
Ketika mengecup bunga teratai ditengah telaga
Meski duri mawar kerap menghujam
Namun sang kumbang tak pernah pantang
Begitulah dirimu mencintaiku
Rela tenggelam dalam lara bersamaku
Kemudian berjalan bergandengan
Merangkai asa meniti masa depan
Tentang cinta kita...
Biarlah berjalan apa adanya
Ibarat sungai mengalir bermuara disamudera
Saat perjalanan dengan arus berakhir
Ikhlas atas segala kehendak Takdir







0 komentar:
Posting Komentar